Makna Haji Secara Makrifat

Berhubung bulan ini banyak muslimin walmuslimat yang berangkat ke Mekah untuk menunaikan rukun islam yang ke 5. maka tidak ada salahnya saya menulis tentang Haji secara singkat.

Haji merupakan gambaran dari abdinya Allah yang dipanggil untuk menemui-Nya. Peragaan secara syariat nyata dari hamba yang ditarik oleh fadhal dan Rahmat-Nya menyatakan makrifat-Nya. Karena itu, AlHajju 'arafatu. Haji itu adalah arif menyaksikan keberadaan Ada dan Wujud-Nya Dzat Yang Maha Ghoibu dan Allah nama-Nya. Diperagakan dengan cara wukuf di padang Arafah.

Padang sebagai gambaran bahwa semua telah NAFI termasuk wujud akunya, harta, dan dunia seisinya. Berhenti sebagai nafsunya. Sebab hakikatnya memang menyatakan mati sebelum yang sebenarnya. Benar-benar meninggalkan dunia yang hakikatnya adalah wujud akunya itu sendiri masuk kepada-Nya.

Pakaian ihramnya sebagai gambaran Alladziina abyadhdhat wujuuhuhum  (Alquran Surat Ali-Imram ayat 107), "Orang-orang yang menjadi putih berseri wajahnya. Semuanya sama, tidak ada rekayasa dan tipu daya, bersih, putih tanpa jahitan.

Thawafnya sebagai gambaran mereka yang putih berseri diwajahnya ini mengalir tanpa henti sebanyak 7x mengelilingi Kabah Baitullah. Ini adalah Simbol yang mengandung makan di dalamnya. Tawaf yang dimulai dari pojok pertama (ada Hajar Aswardnya), terus mengalir ke pojok kedua, ketiga, keempat, dan kembali ke pojok pertama. Mengalir terus sejak dari alam asal fitrahnya. lewat rahim ibunya ditempatkan pada dunia tempat ujian dan segala cobaan, terus tidak berhenti. Kemudian pulang lewat alam kuburnya, dan kembalillah dengan selamat  ke asal mula dari mana datangnya.

Karena itu, pada sudut pertama Kabah tempat mulainya akan melakukan thawaf, ada Hajar Aswadnya. Hajar artinya Batu. Gambaran bahwa asal manusia yang fitrah ini akan dibungkus oleh wujud baru yang seperti batu. Wujud baru min nuthfatiin amsyaajin tetapi Faidzaa huwa khashimun mubin ternyata menjadi pembantah yang terang-terang kepada kehendak Tuhannya. Karena itu, aswad. hitam warnanya. Padahal aswad (hitam) juga sebagai lambang keaslian.



Maka dari itu, Adakah Makhluk yang punya akal dan hati ini akan dikehendaki oleh-Nya kembali putih berseri karena fitrah jati dirinya mengenal Sang Jati Diri, yang berarti kembali kepada keaslian fitrahnya, ataukah akan dikembalikan kepada keasliannya watak akunya, yang watak dan jejaknya seperti makhlu yang berani ablasa (iblis) kepada-Nya. Lalu benar-benar tetap saja asli gelap gulita. Maka daripada itu Sang Haji ini ada yang dikehendaki Mabrur dan juga ada yang mardud (ditolak) oleh-Nya.

Haji yang mabrur juga akan dikehendaki atas adanya fadhal dan Rahmat-Nya mengendarai nafsunya sendiri. Nafsu yang banyaknya tujuh macam dan masing-masing mempunyai bala tentara yaitu syetan yang dilaknati oleh Allah. Karena itu thawaf dilakukan tujuh kali mengelilingi Kabah. Sa'i tujuh kali pulang pergi, melempar jumrah juga 7x sebagai simbol melempar nafsunya sendiri supaya sirna watak akunya dan hanya aku-Nya yang dihayati dan diingat-ingat dalam hati. Adapun nama-nama  nafsu yang ada tujuh macam diantaranya :
1. Nafsu Amarah
2. Nafsu Lawwamah
3. Nafsu Mulhimah
4. Nafsu Muthmainnah
5. Nafsu Radhiyah
6. Nafsu Mardhiyyah
7. Nafsu Kamilah
Disini saya tidak menjelaskan nafsu secara mendatail. maaf.




Kemudian Sa'i yang dianjurkan berlari-lari adalah simbol bersegera kepada Allah (fafirru ilallah). Berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dari satu bukit shafa ke bukit Marwah. Bolak balik juga tujuh kali. Bukit artinya lambang puncak. Puncaknya adalah hasanah. Asalnya dari ihsan (lihat hadist Nabi tentang  dialog antara Nabi saw dengan malaikat Jibril tentang makna Iman, Islam dan Ihsan)




Puncak dunia yang selamat dan bahagia rasa jiwanya adalah mereka yang ditunjuki oleh-Nya benar-benar bisa menghayati bagaimana dalam ibadah dan kehidupan dunianya ini senantiasa berada di dalam seolah-olah melihat-Nya. Sementara Allah laitsa Kamitslihi Syaiun. Maka, bertanyalah kepada yang ahli tentang Dia Dzat Yang Laisa Kamitslihi syaiu. Puncak akhirat juga salah satu simbol Ihsan yaitu ilaa Rabbiha Naadzirah kepada Tuhannya melihat (QS, Al-Qiyamah: 23)



Kemudian dilanjutkan dengan Tahallul, Memotong rambut. Tahallul salah satu simbol bahwa siapa saja yang menghambanya itu benar-benar dilaksanakan dengan kesungguhannya untuk jihadunnafsi (memerangi hawa nafsunya sendiri). Rambut yang lambang mahkotanya ego dan kehormatan wataknya akunya ini harus dipotong dengan dicukur. Firman Allah "Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk jahannam dalam keadaan hina" (S.Q. Al-Mu'min : 60). "Dan siapa  (yang dikehendaki berada) disisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Ku dan tiada (pula) mereka latih (S.Q. Al-Anbiya : 19)


Lalu, kenapa sebutan haji menjadi status sosial dan lambang kehormatan? Sedangkan Nabi yang menjadi panutan sealam jagad raya serta para sahabat pilihan itu, tidak satu pun yang ada gelah HAJINYA?


Semoga  mereka yang berangkat ke Tanah suci menunaikan Rukun Islam yang ke lima yakni menunaikan Ibadah Haji dikehendaki menjadi Haji yang Mabrur bukan haji yang mardud. Dan  yang belum berangkat semoga cepat-cepat dikehendaki Allah untuk menunaikan Ibadah Haji...aamiin..




Written by

47 comments:

  1. iya, betapa pak presiden saja bangga sekali kalo embel2 itu ada di depan namanya.

    padahal inilah rukun islam kan.. kalo itu trend-nya, barangkali kita yang belum haji pun bisa menggunakan embel2 Pak Puasa sebelum menjadi Pak Haji. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya yah mas... ^_^
      pak Puasa seblum pak haji... hehehe ^_^

      Delete
  2. ada yang lebih parah setelah pulang haji
    namanya hilang
    entah kenapa dan hilangnya ke mana
    orang tak lagi memanggil namanya
    tapi manggilnya pak haji



    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. benar bu, terkadang dipanggil namanya gak mau, pingiinnya dipanggil pak haji.. hehehe

      Delete
  3. Artikel yang menarik,love,peace and gaul.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih banyak supportnya mas saryadi... :)

      Delete
  4. Replies
    1. Baik dengan senang hati gan..
      terima kasih udah mau berjoin dgn aku,
      aku senang skali.. ^_^

      Delete
  5. Kapan aq bisa naik haji ya....

    Kutunggu kunjungan baliknya sob...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah, jika Allah menghendakinya tidak ada yang mustahil mba Nur..

      semoga kita ada nasib menunaikan ibadah haji.. aamiin..

      Delete
  6. semoga bisa terlaksana jua untuk menunaikan ibadah haji nantinya,, aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga kita cepat dipanggil untuk berangkat ke mekah dalam melaksanakan ibadah haji.. aamiin

      Delete
  7. Saya berharap kelak saya bisa kesana Kang. Kalau sekarang sih belum merasa diri cukup baik untuk menginjak tanah suci :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin..
      tidak ada yang menolak siapapun,jika Allah sudah menghendaki untuk kesana kang.
      semoga apa yang kita harapkan cepat terkabulkan, aamiin

      Delete
    2. Amiin.

      Sebelumnya saya mau mohon maaf kang, ternyata komentar Akang pada postingan saya yang "Dear Fee" masuk kotak spam. Punten nya Kang :)

      Delete
  8. blogwalking sob
    mampir sebentar disini
    trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih banyak sob, sudah menyempatkan waktu untuk mampir ke blogg ini.. :)

      Delete
  9. Tertarik dengan Hajarul Aswad, setiap orang ingin meraih mengusapnya......

    Ohya saya kasih award persahabatan untuk sampeyan mas, silahkan diambil di http://harunarcom.blogspot.com/2012/09/award-campoeng-cmoneng-dari-guru-pantura.html Moga senang hati, Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih banyak awardnya pak harun.
      aku sangat senang sekali mendapatkan award persahabatan dari pak harun.. :)

      Delete
  10. bbrp hari yang lalu aku berkunjung ketempt saudara yg mau naik haji.. pengeeeennn sekali ikut juga..tp gk tau kapan..
    trimakasih postingannya mas..sgt bermanfaat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga kita dikehendaki oleh Allah untuk mengamalkan rukun islam yg kelima.. aamiiin

      sama sama mban.. :)

      Delete
  11. Semoga mereka yang berangkat ke Tanah suci menunaikan Rukun Islam yang ke lima yakni menunaikan Ibadah Haji dikehendaki menjadi Haji yang Mabrur bukan haji yang mardud. Dan yang belum berangkat semoga cepat-cepat dikehendaki Allah untuk menunaikan Ibadah Haji, aamiin-aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin..
      terima kasih atas do'anya mas.. :)

      Delete
  12. semoga aja kita semua kelak bisa naik haji...

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiiin...

      terima kasih atas do'anya sob,,:)

      Delete
  13. Artikel sangat bermanfaat kang, saya jadi tahu lebih banyak tentang rukun Islam ke-5 ini, salam

    ReplyDelete
  14. lengkap... semoga suatu saat nanti saya bisa berangkat haji

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga kita semua ada nasib untuk mengerjakan ibadah haji.. aamiin..

      Delete
  15. singgah di sini sobat
    happy blogging

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sobat.. ^_^..

      happy blogging.. :)

      Delete
  16. zaman sekarang haji bagi sebagian orang dilakukan hanya untuk memperoleh status kehormatan dan kebanggaan...sementara ibadah sholat-nya masih bolong-bolong, korup-nya semakin menjadi-jadi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali itu salah satu bagian orang seperti itu,
      dan semoga yang lainnya sadar, apakah tujuan ibadah haji yang sebenarnya sehingga akan sadar dalam hatinya sendiri untuk lebih ta'at dan ta'at kepada perintah-Nya.. aamiin..

      Delete
  17. sebagian orang yang habis naik haji bukan makin baik ibadahnya, malah makin sombong

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali sebagian orang itu tak sadar makna haji yang sebenarnya.. sehingga ia bergelar haji sombong :)

      Delete
  18. alo alo sobat,,, minta dukungannya di artikel blogku ini ya? :D maaf kalo masang link,, mksh http://tutorku.blogdetik.com/2012/09/28/5-harapan-untuk-ptpln-dan-hikmah-spesial-di-balik-padamnya-listrik-ptpln/

    ReplyDelete
  19. aaaaaahhhh...
    pengen naik haji Yaa Allah..
    *itu saya cuma tau nafsu amarah doang. yang enam lainnya belum paham artinya
    hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin..

      insya Allah nti sy akn menjelskannya ^_^

      Delete
  20. Postingannya benar^ sangat bermanfaat sahabatku
    Terus terang saja di sini saya banyak belajar
    semoga artikel ini akan menambah pengetahuan dan wawasan yang bermanfaat saya
    Terima kasih sahabatku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama sama sahabatku atas supportnya..

      aamiin..

      Delete
  21. perasaan udah beri komentar di sini..loncat kmana ya hehe... :D

    Amin...semoga kita yang belum...dapat menyusul ya sob :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemana yah, aku juga belum lihat sob.. :D

      nti aku cari yah, barangkali sembunyi.. hehehe

      Delete
  22. Smoga ibadah yang satu ini bisa kujalani nanti.. Insya Allah.. Aminn...

    ReplyDelete
  23. salam super sahabat,
    tetap semangat dan sukses selalu ya
    ditunggu kunjungan baliknya :)

    ReplyDelete
  24. isinya menarik ya..
    kalau ada waktu silahkan berkunjung kesini ya
    http://distrobantalsilikon.blogspot.com/

    ReplyDelete