Nasib dan Keadaan

Berhubung waktu istirahat masih cukup lama, Setelah selesai shalat jumat aku dengan sahabat tidak langsung kembali ke tempat kerja. jadi aku niatkan i'tikaf sambil sharing dengan sahabatku dimasjid agung bandung (Alun-alun bandung)
.

Sahabatku bertanya kepada saya, "Apakah kita akan tetap menjadi pegawai  disuatu perusahaan perbankkan ini pak lukman. Kalau kita mau, kita bisa mengubah nasib kita sendiri kan pak lukman.

Jawab Lukman, " iya. sambil tersenyum. ^_^

Sahabat berkata, " Jujur saja pak, aku merasa bosan dan jenuh dengan aturan-aturan yang ada diperusahaan itu. aku rasa hidupku tidak merdeka, karena hidupku seperti terkurung dalam sangkar emas. coba bayangkan berangkat pagi, lalu kerja  sampai sore, kemudian pulang ke rumah sampai malam. Besoknya berangkat lagi dan seterusnya begitu sampai tua. Seolah-olah Aku ingin keluar dari sangkar emas itu, Aku ingin mengubah nasibku ini menjadi pengusaha sukses, Didalam surat Ar-Ra'd ayat 11, ".. Inna Allah la yughoyyiru ma bi qaumin hatta yughayyiru ma bi anfusihim". Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu mengubah nasib mereka sendiri.
Aku tahu dan sadar aku kerja di perusahaan itu salah satu  nikmat dan anugerah dari Tuhan yang patut aku syukuri.

Lukman " iya, sambil tersenyum lagi. tapi Setelah aku mendengarkan yang dikatakan olehnya tentang ayat itu, hatiku merasa ada yang mengganjal dalam menerjemahkan/menafsirkan ayat itu.

Kemudian temanku itu mempertegaskan lagi dengan surat al-Anfal ayat 53. "Hukuman Allah yang demikian itu dikarenakan sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah nikmat yang telah dianugerahkan kepada satu kaum hingga kaum itu mengubah keadaan diri mereka sendiri."

Semoga kita bisa mengubah nasib kita sendiri yang lebih baik dan diridhoi-Nya.

Lukman, " aamiin
Dalam benak hatiku. Aneh temanku ini dalam menerangkan ayat-ayat Al-Qurannya. Tadi di ayat pertama ia menerjemahkan ma yang mubham (samar) dengan nasib, tetapi pada ayat kedua diterjemahkan keadaan. Apakah ia hanya membaca terjemahan Al-Quran versi Depag, tanpa mau memperhatikan nahwu sharaf lebih seksama dan hati-hati,"

Setelah ia selesai bicara, Lukman langsung bicara.

Sebelumnya maaf yah, tadi  bilang Huruf ma dalam ayat itu diterjemahkan nasib dan keadaan yah?.
Temanku jawab : benar, memang kenapa pak lukman?
Lukman : "Maaf menurut pengetahuan saya, Padahal huruf ma itu menunjukkan sesuatu yang samar loch, terjemahan yang paling cocok dengannya adalah apa, bukan sesuatu yang konkret seperti nasib dan keadaan. Pertanyaan saya, apakah benar kita bisa mengubah nasib dan keadaan kita? Terjemahan itu, menurut saya, wallahu'alam, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah apa yang ada pada satu kaum sampai kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.'

Ayat yang sangat populer itu sebenarnya ingin berkata bahwa nikmat yang sejak awal Dia anugerahkan kepada suatu kaum bahkan kepada seluruh manusia, tidak akan diubah alias tidak akan dicabut oleh-Nya selama kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dengan kata lain, perubahan terhadap suatu kaum berkaitan dengan sikap dan perilaku kaum itu sendiri, bukan pada nasib yang ditunggu. Kenikmatan itu akan terus dianugerahkan kepada manusia sebagai hamba Allah dan tidak akan dicabut atau diubah menjadi azab selama ia tetap sebagai manusia hamba Allah, tidak menjadi binatang. Manusia yang tetap menghamba kepada-Nya dan mensyukuri nikmat anugerah-Nya tidak akan diubah nasib dan keadaan-nya. Begitulah kira-kiranya..

temanku jawab. subhanallah, benar sekali pak, memang tadi aku baca secara terjemahan depag tanpa pakai ilmu nahwu dan sharaf. aku pernah dengar dari temanku bahwa ilmu nahwu dan sharaf khusus untuk menerjemahkan/mengartikan bahasa arab secara mendatail dan bisa membaca arab gundul (tanpa ada baris apa-apa). aku jadi ingin belajar ilmu nahwu dan sharaf agar aku bisa berhati-hati dalam menterjemahkan ayat-ayat Al-Quran.

Lukman berkata "Kalau mau belajar yuu kita Ke Pondok Pesantren mengaji ilmu itu dan ilmu lainnya, soalnya disana tempatnya. dan juga agar kita bahagia dunia akhirat. ^_^.

sahabatku berkata " baik pak lukman. kapan yah kita ke sana?

Lukman " hari libur saja, setiap hari minggu, seminggu sekali juga gak apa apa, yang penting kita niat tholabul ilmunya, bukan begitu. ^_^.

Sahabatku. Oke oke.. hehehe

Lukman " yu kita berangkat, sebentar lagi masuk kerja..

Sahabat " ayooo Pak.






23 comments:

LARI PAGI

Sudah lama tidak lari pagi ke gunung,
rindu akan suasananya yang segar,
sejuk nan indah.

Aku berangkat dari rumah bersama saudaraku pukul  setengah enam pagi,
Dari rumah aku pakai motor dulu,
kemudian aku simpan motorku di tempat parkir rumah sakit terdekat,
karena kalau disimpan disana
aku bisa lari naik gunung itu,

Aku mulai lar bersama saudaraku,
tak lama kemudian aku keburu kecapean,
pas dijalan tanjakan yang tinggi..
maklum sudah lama gak lari,
jadi belum kuat lagi larinya..
ditambah aku baru sembuh..

Setelah aku sampai ke tempat yang dituju,
aku mencoba untuk meregangkan tubuhku,
pemanasan dahulu..

Kemudian aku beli air.
Saat aku melihat ke atas gunung itu.
Rasanya ingin naik ke kaki gunung itu.

Langsung saja aku meluncur ke sana
Dengan semangat Bersama saudaraku
Aku mendaki gunung
Dan akhirnya aku sampai ke puncak gunung
Alhamdulillah sampai....

Rasa capeku, lelahku terobati
Setelah melihat  pemandangan yang indah itu.
sambil menghirup udaranya yang masih segar..

Dan inilah hasil Photo-photoku :













Alhamdulillah aku masih bisa menikmati Ciptaan-ciptaan-Nya.. ^_^

52 comments:

TUJUAN AKHIR

Aku harus bangun dan bangkit dari tempat yang sepi ini karena aku mempunyai tujuan terakhir...
Harus ada perbuatan-perbuatan yang harus aku kerjakan..
Jangan hanya diam dan diam membisu...
Dan tidak berbuat apa-apa...
Segeralah memulainya...
Demi Tujuan Terakhir..


Seseorang tidak bisa berbuat bila tidak terdapat tujuan di dalam hidupnya. Sebab, setiap perbuatan dipilih sebagai jalan menuju tujuannya. Oleh karena itu, manusia haruslah memiliki tujuan akhir dalam hidupnya sebelum ia bisa memulai perbuatanya. Tujuan akhir itu akan menggerakkan seluruh proses  dan mendiktekan pemilihan atas semua perbuatan yang dipakai sebagai jalan untuk pemenuhannya.

Nah, tujuan terakhir itu harus sama bagi tiap individu manusia. Apabila tiap individu mempunyai berbagai tujuan akhir maka tidak ada satu pun yang bisa memuaskannya. Sebab, bila manusia telah bisa mencapai salah satu darinya, ia masih bisa merindukan yang lainnya dan ingin mencapainya. Memang benar bahwa secara subjektif  tujuan terakhir itu berbeda dengan keputusan-keputusan mereka mengenai apa penyusun atau apa yang harus diperbuat demi tujuan akhir tersebut. Tetapi, di antara keputusan-keputusan itu hanyalah satu objektif yang benar, kebahagiaan sempurna. Kebahagiaan sempurna inilah yang menjadi motif dasar dalam segala hal yang dikerjakan, meskipun  mencarinya hanya secara implisit.

Oleh karena itu, manusia bisa disebut bermoral baik apabila hidupnya dijuruskan ke arah tujuan akhirnya. Selanjutnya, perbuatan-perbuatan itu disebut moral baik karena membawa manusia ke arah tujuan akhir. Dan, tujuan akhir itu adalah selalu yang baik dan tertinggi, tidak peduli apakah manusia sebenarnya mencarinya atau tidak. Dengan begitu, tujuan akhir pastilah moral baik dalam artian pertama dan mutlak.

Ada orang yang suka berpikir. Dia berkata, "Apakah manusia dinamakan baik karena mengerjakan perbuatan-perbuatan baik? Ataukah perbuatan-perbuatan disebut baik karena perbuatan-perbuatan itu dikerjakan oleh orang baik?

"Sebenarnya kedua-duanya tidak bisa dikatakan baik tanpa dihubungkan dengan tujuan akhir manusia. Yang jelas, dalam ketertiban pengetahuan kita mengenal orang baik dari perbuatan baiknya dan bukan sebaliknya. Itu hanya tertib pengetahuan. Walau begitu, manusia ada tidaklah demi perbuatannya, melainkan ada demi tujuan terakhirnya. Dan, bukankah kita hidup pun bukan demi perbuatan kita dan  juga bukan untuk bangsa dan agama, melainkan Demi Mencari Keridhoan Tuhan?

Sekarang Harus ada yang diperbuat.
Harus ada yang dikerjakan.
Harus ada aktivitas yang ikhlas...
Harus! Harus! Dan Harus......



59 comments:

LEBARAN DIRUMAH SAKIT


Aku coba menulis sepatah dua patah diblogg yang sederhana ini,
Dalam kondisi yang lemah
Tentang aku
Di hari Kemenangan





Aku yakin  kepada Allah,
Bahwasanya diri ini sudah di atur oleh-Nya
Sejak didalam kandungan ibuku sampai akhir hayatku,
Dan Allah telah menentukan Takdir kepada diri ini saat didalam kandungan Ibuku

Walau terkadang Kehendak Allah
Berbeda dengan apa yang aku pikirkan
Tanpa diundang,
Tanpa disuruh,
Tanpa aku harapkan
Jika sudah waktunya
Ketentuan-Nya  itu pasti menghampiriku
Dan aku hanya bisa Ikhlas atas segala ketentuan-Nya..

Dari Hari Raya Idul Fitri hingga hari ini,
Aku terbaring dihamparan tempat yang putih,
Tak berdaya dan upaya,
Hanya bisa diam, menangis dan merasakan sakit.

Hati ini sedih tak bisa silaturrahmi seperti yang lainnya
Yang seharusnya aku merayakan hari Kemenangan ini
Bersama keluarga, saudara/i, dan sahabat-sahabatku,
Namun tahun ini, aku tak bisa merayakannya seperti tahun kemarin,

Sempat aku berpikir,
Apakah semua ini  kebaikan dari Allah
Untuk orang yang lemah seperti saya ini.
Ataukah ini semua salah satu Ujian dan Cobaan-Nya semata?

Aku  yakin Allah memberikan Ujian dan Cobaan kepada makhluk-Nya
Tidak ada yang tanpa makna,
Pasti ada cahaya kemenangan bagi diri ini.
Walau hanya terdiam didalam ruangan yang sepi
Tapi apa Makna dibalik SAKITKU DI HARI LEBARAN ini?

Entahlah,,,
Biarlah sakit ini sabagai Jawabannya..
Aku harus bisa bersyukur atas sakitku ini
Karena orang yang sakit bisa menghapuskan atas dosa-dosanya..

So.....!!!!.
Sakarang yang aku pikirkan,
Bagaimana aku bisa terbang lagi Menuju Ridho-Nya.
Menemukan Makna Kehidupan.
Agar hidup ini penuh dengan MAKNA

Wahai jiwa...
Bangkitlah,,,
Semangatlah,,,
Raihlah Kemenangan itu,,,,,
Dengan Sayap-sayap-Nya....
Pasti Bisa...




69 comments:

Selamat Tinggal Ramadhan


Bismillah

Lahaula walaa quwwata illa billah,

Ya Allah..

Demi waktu
Detik pergi,
Menit meniti,
Jam berjalan, 
Minggu bertumbu-tumbu,
bulan berganti,
Tak terasa, sebulan telah berlalu.

Ya Ramadhan...
Engkau datang menemui kami,
Menjalankan arti hidup dan makna kehidupan
Detik-detik indah nan berharga bersama Ramadhan
Sang Tamu Mulia dambaan hati akan segera kembali lagi

Apakah aku harus bersedih?

Tatkala hati rindu merangkai indahnya hari dibulan mulia ini,
Dengan menahan rasa lapar dan haus,
Dengan mengendalikan fikiran, lisan dan tindakan
Dengan mengekang segala bentuk hawa nafsu
Tingkatkan ibadah mahdhah dan ghoir mahdhoh
Tadarus, Tarawih, Sedekah, ukhuwwah
Juga kewajiban menunaikan zakal maal dan zakat fitrah

Engkau bersamaku dengan penuh berkah, rahmah dan ampunan
Dengan keagungan malam lailatul qadar 1000 bulan
Dengan sejarah Nuzulul qur'an
Terkenang rasa gembira saat berbuka bersamamu,
terbayang rasa ngantuk dan lelah saat waktu sahur tiba.
Allahumma taqabbal shiyaamanaa, waqiyaamanaa Washooliha a'malanaa.. 

Aamiin..

Wahai Ramadhan....

Jika Dia menghendaki,
Aku ingin semua waktu berjalan bersamamu..
Jiwa Sucimu mengajak serta hatiku untuk larut dalam hari-harimu...
Di Pagimu..
Di Siangmu..
Di Soremu..
Di Malammu...
Kaya akan rahmat dan ampunan
Berkah dan Ridho...
Keagunganmu senantiasa memberikan bermacam-macam untaian Hikmah dan Makna...
Kemulianmu telah membantuku untuk kiat berikhtiar ke jalan suci
Demi Menggapai Insani yang Fitrah..
Meraih Ampunan, cinta dan Ridho Allah ...
Insya Allah..

Wahai Ramadhan..

Semoga Tahun yang akan datang
Kita dipertemukan kembali
Untuk merangkai kisah cinta dan prestasi yang lebih baik dan baik lagi..
Biarkanlah kau tetap terpatri dalam hati ini..
Iringi di setiap langkah hidup mengisi waktu..

Selamat tinggal Ramadhan

Selamat bertemu kembali Tamu Allah..
Aku akan selalu merindukanmu wahai Ramadhan...
Disini.
Di tempat yang sederhana ini..

Selamat berjumpa lagi Ramadhan..

Selamat datang hari Kemenangan...
Detik detik hari kemenangan
Tidak akan lama lagi  tiba..
Aku ucapkan Mohon Maaf Lahir Bathin
Taqabbalallaahu minna wa mingkum..
Taqabbal yaa kariim...


83 comments:

Pencuri Zakat

Kali ini Saya akan menceritakan secara singkat tentang riwayat Abu Hurairah dan setan pencuri zakat.
Suatu hari Nabi Muhammad saw, memerintahkan kepada Abu Hurairah ra. untuk menjaga gudang yang isinya harta zakat untuk fakir misikin di bulan Ramadhan. Ditengah-tengah malam ketika Abu Hurairah hampir terlelap ada seseorang yang datang dan mengambil sebagian makanan, tapi alhamdulillah seseorang itu ketahuan lalu abu hurairah menangkapnya. Abu hurairah berkata kepadanya : "Sungguh, saya akan melaporkanmu kepada sang Baginda Rosul saw. seseorang itu berkata : "Sungguh, saya orang yang membutuhkan makanan itu, saya mempunyai keluarga dan saya mempunyai kebutuhan yang mendesak. kemudian mendengarkan keluhannya Abu hurairah melepaskannya.

Pagi Harinya Abu Hurairah menemui Rasulullah saw untuk melaporkan kejadian tadi malam.
Rasulullah saw bersabda, "Wahai Abu Hurairah! Apa yang dilakukan oleh seseorang itu tadi malam?
Abu Hurairah menjawab :"Wahai Rasulullah! Dia mengeluhkan kebutuhannya dan keluarganya membutuhkan makanan itu, maka saya kasihan padanya dan saya melepaskannya.
Rosulullah saw bersabda; "Ingatlah? Sesungguhnya dia itu berdusta kepadamu dan dia akan kembali lagi besok.
Abu Hurairah  yakin bahwa dia akan kembali lagi berdasarkan sabda Rasulullah saw. makanya, Abu Hurairah akan mengintainya penuh dengan ke hati-hatian dan kewaspadaan di malam keduanya.

Ketika Abu Hurairah menjaga harta zakat itu, Ternyata benar apa yang Rasulullah ingatkan kepadaku,  dia datang lagi dan mengambil sebagian makanan, kemudiann Abu Hurairah berkata kepadanya, "Sungguh, saya akan melaporkanmu kepada Rasulullah saw. Dia berkata: "Biarkanlah aku pergi, jangan dilaporkan. Sungguh, saya orang yang sangat membutuhkannya, saya masih mempunyai keluarga, saya tidak akan mengulangi lagi. Abu Hurairah pun iba kepadanya. Lantas Abu Hurairah melepaskannya yg kedua kalinya.

Kemudian Abu Hurairah melaporkan kejadian malam yang ke dua kepada  Rasulullah saw. Lalu Beliau bertanya kepada Abu Hurairah "Wahai Abu Hurairah! Apa yang dilakukakan oleh orang itu tadi malam?
Abu Hurairah menjawab :"Wahai Rasulullah! Dia mengeluh lagi akan kebutuhannya dan keluarganya, maka saya iba kepadanya dan saya melepaskannya.
Rasulullah bersabda :" Sesungguhnya dia berdusta lagi kepadamu dan dia akan kembali lagi
.
Setelah mendengarkan Sabda Rasul. dengan rasa malu Abu Hurairah mengintainya untuk ke tiga kalinya.
Ketika Abu Hurairah menjaga dipintu depan dia datang lagi dan mau mengambil sebagian makanan. lalu Abu Hurairah menangkapnya dan berkata"Sungguh, saya akan melaporkanmu kepada Rasulullah saw. Dan ini yang terakhir sebanyak tiga kali kamu telah mengatakan bahwa kamu tidak akan mengulanginya lagi, eh ternyata kamu mengulangi lagi, kamu mendustai saya.
Lalu dia berkata, "Biarkanlah aku pergi, Sungguh, aku akan mengajarimu beberapa kalimat, pastilah Allah swt memberi kemanfaatan kepadamu berkat kalimat-kalimat tersebut. Setelah mendengarkannya, Abu Hurairah bertanya, "Apa kalimat-kalimat tersebut? Dia berkata, " Apabila kamu telah berbaring di tempat tidur, bacalah ayat kusri, niscaya engkau senantiasa mendapat perlindungan dari Allah swt. Setan tidak akan mendaktimu sampai pagi."
Setelah mendengarkan perkataan dia, Abu Hurairah melepaskannya lagi.

Di pagi hari seperti biasa Abu Hurairah menemui Rasulullah saw untuk melaporkan kejadian tadi malam, kemudian Beliau berkata kepada Abu Hurairah, "Apa yang telah dilakukan oleh dia tadi malam?
Abu Hurairah menjawab,"Wahai Rasulullah! Dia mengatakan bahwa dia akan mengajariku beberapa kalimat yang bermanfaat bagiku, lantas saya melepaskannya.
Rasulullah bertanya,"Apa kalimat-kalimat itu?
Abu Hurairah,"Dia berkata kepadaku, apabila kamu telah berbaring di tempat tidur, bacalah AYAT KURSI dari awal sampai akhir, dan dia menambahkan "Niscaya engkau senantiasa mendapat perlindungan dari Allah swt. setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.
Rasulullah saw bersabda, "Ketahulah! Sungguh dia berkata benar kepadamu padahal dia pendusta. Tahukah kamu siapa yang engkau ajak bicara selama tiga malam wahai Abu Hurairah?
Abu Hurairah menjawab, "Tidak".
Rasulullah bersabda, "Dia adalah Setan.
(HR. Al-Bukhari)

Semoga bisa mengambil makna dari riwayat ini.. AAMIIN..

32 comments:

SEJARAHKU

Siang telah berlalu,,
sore lewati pintu..
hingga malam pun singgah di sepiku..

Aku masih asyik dengan buku Sejarahku..
Sebelum Isya tadi,
aku tertarik dengan coretanku di buku itu,
Aku menggeleng-gelengkan kepala membacanya,
coretan itu berkisah tentang perkenalanku dengan hina.

Manusia-manusia kerdil berbaju besi.
berdasi mutiara, dan bercelana baja,
Mereka angkuh, sombong
dan bangga dengan harta, ilmu dan kedudukannya

Mereka menawariku segelas anggur
dan berbincang panjang tentang kasih sayang.
Mereka mengajariku mendulang harapan.
dan mendesign masa depan.

Di ujung panah, di depan din.
mereka menyanyi, menangis, dan tertawa
Di atas kubah, di bawah menara,
mereka mengukir langit diangkasa
di bawah panas matahari di tengah jalan,
mereka menyulam impian
di kain yang benangnya telah dipenuhi darah.
Mereka menabung penyesalan.
Mereka kerdil dan sombong
Mereka angkuh dan melolong di dunianya
mereka memarahi masa laluku,
mencaci dan menjarah satuan waktuku,
menggenggam kedua tanganku, dan berkata
"Kami Saudaramu"

Aku dituntun ke sebuah istana,
Di dalamnya sejarah telah menjadi mayat.
Aku tak berdaya...
tak bisa berbuat apa-apa,
selain menangis dan tertawa.

Sahabatku....
Apabila mereka masih tetap angkuh dan sombong
Hanya ada tiga kata yang harus menjelma..
adversary,,, adversary,  and adversary ......






47 comments:

Setiap hati ini melihat, memandang dan memperhatikan keadaan mereka aku suka mengeluarkan air mata.
Entahlah, tanpa disuruh tanpa diperintah hati ini langsung menangis..

Didalam hati aku suka merenung,
Sungguh kehidupan  mereka  sangat memprihatinkan,
mereka butuh kita untuk menyalurkan tangan bijak nan dermawan.
mereka fakir miskin yang patut kita sayangi dan cintai
.
Apakah hati kita tidak tersentuh untuk mendekatinya dan berbagi dengan mereka.
Jika bukan kita yang mampu.
Siapa lagi yang mampu membantu mereka..
Apakah mereka akan tetap selamanya fakir dan miskin
atau apakah kita yang mampu tetap merasa ampuh.

Ingat!!!
Jangan anggap mereka itu sampah,
atau pengganggu sebagai penghalang bagi kehidupan kita yang mampu.
Si kaya ada karena ada mereka.
Harta kita itu sebagian hak mereka.
Bersyukurlah karena mereka ada.
Apa yang kita syukuri dari harta kita.
Jika mereka tidak ada
Maka buktikan rasa syukur itu dengan shadaqoh, infak dan jakat kepada mereka yang berhak memerlukannya...

Aku jadi teringat didalam kitabTentang si miskin dan sikaya berkumpul ditempat majelis Rasulullah.,
"Hari itu Rasulullah saw. sedang berkumpul dengan para sahabatnya. kebenyakan mereka miskin. Yang duduk paling dekat dengan Nabi saw. hampir semua bekas abid (budak) yang waktu itu berpakaian lusuh, berupa jubah berbulu kasar. Mereka adalah Salam al-Farisi, Amar bin Yasir, Bilal bin Rabah, Khabab bin al-Arat, dan Suhaib.

Sekelompok orang yang baru masuk Islam datang ke majelis itu. Kebanyakan para pembesar Qurais al-Aqra bin Haris, Uyainah bin Hishn, Haris bin Amir, Umayyah bin Khalaf, dan yang lainnya. Ketika melihat orang yang di sekitar Nabi saw, mereka mencibir dan menampakkan kebenciannya.

Mereka berkata, "Kami mengusulkan kepada engkau agar menyediakan majelis khusu bagi kami, Orang-orang Arab akan mengenal kemuliaan kita. Para utusan dari berbagai khlifah Arab akan datang menemuimu. Kami malu kalau para pembesar itu datang menemui engkau. sedangkan engaku sedang bersama orang-orang ini. Jauhkanlah mereka dari kami. Apabila urusan kami sudah selesai, engkau boleh duduk bersama mereka kembali  sesukamu"

Uyainah bin Hishn berkata dengan bibir yang mencibir, "Bau Salman al-Farisi menggangguku"

Tiba-tiba datang Maikata Jibril menyampaikan surat al-An'am ayat 52, "Jangan kau usir mereka yang menyeru Tuhannya pagi dan petang, mengharapkan keridhoan Allah. Engkau tidak memikul tanggung jawab mereka sedikit pun, begitu pula mereka tidak memikul tanggung jawbmu sedikit pun. Apabila kau usir mereka maka engkau termasuk orang yang zalim".

Nabi saw. segera menyuruh kaum fuqoro itu supaya lebih dekat lagi sehingga lutut-lutut mereka beradu dengan lututnya.

Setelah itu turun lagi surat al-Kahfi ayat 28, "Tabahkanlah dirimu bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya pada waktu pagi dan sore, mencari keridhoan Allah. Jangan palingkan wajahmu dari mereka karena menghendaki perhiasan kehidupan dunia. Janganlah engkau ikuti orang-orang yang Kami lalaikan hatinya dari berdzikir kepada Kami, orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya dan yang pekerjaannya melampaui batas."

Sejak itu apabila berkumpul dengan kaum fuqoro, Nabi tidak pernah meninggalkan tempat sebelum orang-orang miskin itu pergi. Betapa mulianya Nabi Muhammad saw. Salam sejahtera semoga tetap tercurah baginya dan keluarganya.. aamiin.

semoga ringkasan riwayat ini dapat mengambil hikmah dan maknanya... aamiin...

70 comments:

Pengertian Ayat Qauliyah dan Ayat Kauniyah

Bismillah....
Aku percaya bahwa Kita telah sama-sama tahu bahwa ayat-ayat Allah terbagi dua :
1. AYAT QAULIYAH
    Ayat-ayat Qauliyah adalah Al-Quran! 30 Juj, 114 Surat, dan 6666 ayat..
2. AYAT KAUNIYAH.
    Ayat-ayat Kauniyah adalah jagat raya ini berikut isi-isinya termasuk manusia beserta isi hatinya

Aku kaitkan dengan Puisi-puisi yang di cintai Rasul. Puisi itu bisa kita ambil dari makna ayat Qauliyah yakni Al-Quran, bisa juga kita dapat dari Alam jagat raya ini yakni Ayat Kauliyah. bahkan hati kita juga sebagai ayat kauliyah, so. tidak salah jika seseorang membuat puisi tentang perasaan hatinya atau lainnya sebagai tafakur binikmah 'ala syukron. kecuali isi puisinya mengandung nafsu 'ala la'natullah yang menimbulkan hasrat birahi seseorang sehingga melupakan segala-galanya..

Para ulama menegaskan bahwa Al-Quran dapat dipahami sebagai nama dari keseluruhan firman Allah, namun juga dapat bermakna "sepenggal dari ayat-ayat-Nya." Maksudnya dari sepenggal itu, Jika ada seseorang yang mengatakan "Aku hafal Al-Quran" padahal yang dia hafal misalnya hanya satu ayat maka perkataan dia itu tidak salah, kecuali jika dia berkata "Aku hafal seluruh Al-Quran" padahal hanya separuhnya, maka perkataan dia salah adanya..

Apa yang dikatakan Al-Quran itu pasti benarnya, sedangkan apa yang dapat digali dari ayat-ayat kauniyah sifatnya relatif dan sementara, mungkin ini salah satu yang membedakan antara ayat-ayat Qauliyah dengan ayat-ayat Kauniyah. Muncul pertanyaan! Kenapa ada paralesasi antara kedua ayat tersebut, seperti yang dilakukan banyak ilmuwan?

aku pernah membaca sekaligus melihat youtubenya, bahwasanya para saintis dunia telah menjumpai sebuah planet sebesar ukuran bulan kurang lebih yang sekarang ini sedang menuju atau mendakati planet bumi dan bertabrakan antara dua planet itu, kemudian menimbulkan Ledakan Dahsyat. Ledakan dahsyat ini telah diperkirakan dalam jangka waktu berlaku pada tahun 2065. Apa yang terjatuh dari angkasa itu lebih sangat menakutkan karena batuan-batuaan panas yang membara menghantam bumi bertalu-talu memusnahkan segalanya. akibat bertabrakan kedua planet ini suhu bumi berubah mendadak dan permukaan bumi terbakar, air laut mendidih panas, tiada nyawa pun yang dapat bertahan dengan suasana itu karena peningkatan suhunya sangat dahsyat panasnya. Kemusnahan ini berkurun lamanya dan bumi menjadi suria kedua dalam cakrawalanya sendiri.


Setelah membicarakan diatas, bahwa teori Ledakan Dahsyat mendapatkan pembenaran dari (atau sejalan dengan) Ayat Qauliyah Allah. Orang suka bertanya  apakah teori itu benar untuk jangka waktu yang telah  ditentukan? Kalau ternyata nanti teori itu ada yang menyanggah, apakah Quran yang kita paparkan untuk membenarkan atau mendukung teori itu salah?

Ada sesuatu yang membuat kita harus rendah hati dan berhati-hati dalam mengartikan paralelisasi antara dua ayat Tuhan itu, Kita yakin bahwa Al-Quran akan selamanya bisa memecahkan semua permasalahan kehidupan. Tetapi, perkembangan manusia  dalam dunia ilmu yang memaknai ayat Tuhan yang kauniyah tidak mendapatkan jaminan bahwa itu adalah pasti kebenarannya. Di situlah suka ada bentrokan antara kebenaran ilmu dan kebenaran yang diterangkan Al-Quran.


contoh teori lainnya, Al-Quran mengatakan bahwa matahari nanti ada disebelah barat, Para sains mengatakan  itu  tidak mungkin. Tetapi ada salah satu ilmuwan yang membenarkan ayat Qauliyah tersebut, dan dia telah membuktikan teorinya tentang bumi berputar mengelilingi matahari. teori ini mengatakan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari  begitu cepat tetapi lama kelamaan bumi akan berputar semakin lambat dan kelambatan itu akan berhenti pada satu titik atau bertemu dengan satu titik, titik disitu bumi tidak berputar "Diam" hanya 72 jam bumi tidak berputar mengelilingi matahari, nah titik inilah menandakan matahari ada diposisi barat dari bumi. setelah ilmuwan mengetahui teori itu. ilmuwan langsung masuk islam. subhanallah walhamdulillah..
Mungkin ini semua salah satu tanda-tanda kiamat sudah dekat yah sahabatku..

Kita tahu dari Al-Quran bahwa alam semesta ini sedang sujud kepada-Nya, sedang melakukan sesuatu yang suci. Alam ini suci. Alam bukanlah musuh-musuh manusia yang harus ditaklukan sebagaimana mitos. Alam semesta sejajar dan senasib dengan manusia dalam ketundukannya kepada Allah. Bahkan alam semesta selalu mengagungkan Allah, walaupun manusia tidak dapat memahaminya. "Semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah (QS. Al-Hadid : 1)." Arti yang sama dapat kita cari pada surat Ar-Ra'du ayat 13 dan masih banyak yang lainnya. Alam sedang mengagungkan Tuhan dan Tuhan memerintahkan kita untuk memikirkannya.

Pada kesimpulannya bahwa objek ilmu adalah Ayat Qauliyah dan Kauniyah. Al-Quran sudah jelas suci karena ia firman Allah. Ayat Kauniyah pun sedang Ikhlas bertasbih kepada-Nya. Timbul pertanyaan dalam hati. Apakah sesuatu yang begitu suci dan ikhlas bertasbih kepada-Nya bisa dipelajari dengan menggunakan metode tidak benar atau kotor? Atau Apakah ketika mempelajari ayat-ayat Tuhan yang megah itu bisa dibarengi dengan kemaksiatan yang hina?
Disinilah permasalahan ilmu yang sangat mendasar di mana akal sering dijalankan dengan cara tidak tepat dan benar. Kalau begitu Apakah akal itu? kita pasti tahu bahwa akal bukanlah otak. Sebab kambing, ayam, sapi pun punya otak. Intinya Akal adalah potensi ruhaniah, oleh karena itu akal bersifat abstrak. Akal merupakan potensi kesucian sebagaimana ruh.
Sungguh bahagianya jika akal kita ini dipergunakan untuk mempelajari ayat-ayat Qauliyah dan Ayat-ayat Kauniyah.
Termasuk mempelajari blogger yang sehat yang selalu memberikan manfaat bagi semua orang dan website-website lainnya yang membawa positif. karena itu salah satu ayat Kauniyah..
Salam super sang blogger.. 





















56 comments:

Puisi-Puisi Yang Dicintai Rasulullah

Dalam sejarah islam karya seni yang sangat mendapat tempat di hati kaum Muslimin walmuslimat adalah karya sastra, terutama puisi. Alasan yang bisa kita cari kenapa puisi yang mendapat perhatian, tidak yang lain misalnya, adalah karena Islam lahir di negeri Arab dan orang-orang Arab Jahiliyah terkenal dengan kehebatan puisinya.

Oleh karena itu pulalah banyak ilmuwan mengatakan, Al-Qur'an diturunkan dengan gaya bahasa yang indah, mampu menyentuh nilai estetika hati manusia. Puisi kemudian mendapatkan perkembangannya yang kuat dan pesat ketika Islam datang ke Persia. Sayyed Hussen Nasr menulis, "Tanpa melimpah ruahnya kemunculan orang-orang bijak dan pujangga persia, Islam tidak aka pernah menyebar ke wilayah-wilayah seperti india, asia tengah, atau asia tenggar seluas sekarang ini.

Rasulullah saw. sangat mencintai Puisi. Ini terlihat dari perkataanya yang memuji puisi-puisi Hasan bin Tsabit, "Sesungguhnya Ruh Kudus telah memancar dari lidahnya". Dalam kesempatan lain Rasulullah bahkan menanggalkan jubahnya dan kemudian memberikannya kepada Ka'ab ibnu Zubair sebagai pujian atas puisinya. "Sesungguhnya, di dalam puisi memancarkan hikmah," kata Beliau.

Yang menjadi pertanyaan?. Puisi yang seperti apakah yang Beliau cintai sekaligus di kagumi? 
Sebelum Islam datang, paradigma yang menghiasi kaum seniman pada waktu itu adalah "seni untuk seni". Mereka menciptakan karya seni sebagai ajang pemuasan nafsu semata (sekalipun puisi-puisi jahiliyah seperti karya Imra'ul Qays dipandang sebagai elegi-elegi paling indah di dunia). Para penyair yang menggubah puisi yang menjadi pemuas nafsu belakalah yang diserang habis-habisan  oleh Rasulullah saw. seperti dalam ayat, "Para penyair itu diikuti oleh orang-orang sesat (Q.S Asy-Syu'ara' : 244)

So. Puisi-puisi yang di cintai oleh Rosul, tidak lain puisi yang isinya bermakna kehidupan yang hakeki sehingga ketika dibaca bisa mendekatkan diri kepada Allah, Hatinya bergetar tatkala lidahnya mengeluarkan pancarannya. Seolah-olah puisi bagian dari jiwanya dan tak lupa puisi juga suka dijadikan sebagai Munajat atau Do'a kepada Allah.
Dari mulai situlah bermunculan puisi-puisi dari para sahabat Rasul, syuhada, para sufi, para waliyallah hingga sampai sekarang. Dan tidak sedikit banyak yang suka dan mencintai akan keindahan Puisi ...
Termasuk aku juga sangat suka sekali dan mencintai puisi-puisi yang Rasulullah cintai.. ^_^...








85 comments:

SEBUAH PERTANYAAN DI DALAM PIKIRAN

Selesai membaca, aku bangkit dari tempat tidur, beranjak keluar rumah. Duduk di beranda rumahku menikmati embusan angin malam yang menerpa tubuhku yang hanya berkoas pendek, pikiranku menerawang bebas bergerak memandang langit tanpa bintang, hanya bertemankan awan hitam.

Kenapa dalam kepalaku selalu ada pikiran, apa pikiran itu? dan apa yang sedang aku pikirkan?
Pikiran adalah makhluk Tuhan yang sangat bebas. Dia tidak bisa dipenjara oleh siapa pun. Oleh penguasa, orang pintar, kaum kaya, bahkan mungkin tidak bisa dipenjara oleh dirinya sendiri. Kebebasan berpikir ini, apabila tidak ditempatkan pada kemestiannya, pastilah akan melahirkan masalah dan bencana yang paling nyata. Dalam pikiran, bencana paling bahaya adalah keinginan untuk melangkah maju tak henti-henti, baik dalam persoalan material maupun nonmaterial.

Segala permasalahan yang hadir di dunia adalah ketika kita tidak bisa berdamai dengan sejuta keinginan sendiri. Kehendak menggunung terus di setiap waktu kehidupan kita. Ketika kehendak berharap, ternyata kenyataan tidak seindah yang diinginkan, tak seindah apa yang dipikirkan maka rasa sakit pun tak terelakkan sehingga hidup menjadi satu kejahatan karena yang menstimulus hidup tidak lain adalah rasa sakit.

Hidup adalah kejahatan sebab rasa senang hanyalah merupakan tempat pemberhentian negatif dari rasa sakit. Hidup adalah kejahatan karena segera setelah keinginan dari penderitaan hilang maka kebosanan menggantikan tempat kehendak dan penderitaan, dan akhirnya hidup jadi lebih menderita lagi. Hidup adalah ayunan dayung yang bergoyang di antara rasa sakit dan rasa bosan. Rasa sakit dan bosan itu kemudian dikonsepsi sebagai sebuah siksaan. Dengan begitu, tidak ada yang tersisa selain hidup enggan dan mati pun segan. Hidup menjadi alunan nada irama yang tak pernah terdengar indah.

Aku berusaha mengerti bahwa hidup bukanlah terpenuhinya keinginan, melainkan tercukupinya kebutuhan dalam melihat, menyikapi, dan mengolah apa yang dimiliki. Aku menghayati bahwa keinginanku bertumpuk, tak terkirakan untuk disebutkan. Seperti saat ini, aku ingin merasakan apa yang aku pikirkan. agar aku tak sendiri dalam kesunyian terus..
Apakah aku ingin merasakan rasa itu saat ini? Ataukah saat ini aku sedang membutuhkan perasaan yang aku rasakan ini? Dua pertanyaan berkeliaran di hatiku.

"Apakah makna ingin? Apakah makna butuh? Ada yang berbisik di telingaku,  halus, lembut, hampir tak terdengar tapi sangat jelas di hati. "Tidak! Aku tidak boleh melebihi batas keberadaan aku sekarang. Kejernihan dalam mengakrabi hidup dan kesunyian adalah syarat untuk menggapai cita-citaku. Di sana aku akan temui bahwa kebutuhan adalah seorang makhluk yang harus aku bawa ke tempat yang tepat dalam sebuah istana kemungkinan."

"Ah, Tuhan. Begitu hebat Engkau ciptakan makhluk-Mu dalam pikiranku itu. Apakah sekarang ini aku telah menjadi dunia maya. Aku  berkhayal, namun di atas segala kenyataan perjalanan, bukan pada ujung langit tanpa bintang.                                            


Akhirnya aku masih merasakan rasa syukur pada Tuhan. Andai aku tak bisa berpikir, apa yang akan terjadi pada diri hina ini.




84 comments:

MENINGKATKAN RASA OPTIMISME



Jiwa seorang yang sukses pasti mempunyai Rasa Optimisme yang kuat dalam hatinya. Optimisme merupakan paduan antara semangat, pandangan (buah pikir), harapan, dan sekaligus kegigihan. Jiwa yang optimismenya rendah hingga masuk ke ruang pesimisme pasti semangatnya menurun, pandangannya tidak berkembang, harapannya pun menipis dan pastinya suka malas-malasan. Orang yang tidak mempunyai jiwa  optimesme tidak cocok menjadi orang sukses sebab seorang yang sukses dalam kehidupannya tidak mengenal kata menyerah artinya pantang menyerah, selalu mencari solusi (jalan keluar) sehingga problem bukan untuk ditakuti, dihindari dan disesali tetapi dicarikan jalan keluarnya. Dalam hatinya "Tidak ada dalam rumus matematika jika aku harus menyerah disini"

Ada beberapa hal yang memaknai optimisme sebagai :

  • Kita harus sadar dan menyadari masalah serta mengenali pemecahannya
  • Kita harus tahu dan mengetahui kesulitan dan yakin kesulitan itu dapat diatasi.
  • Kita harus lihat dan melihat yang negatif tetapi menekankan yang positif
  • Kita harus hadapi dan menghadapi yang terburuk, namun mengharap yang terbaik
  • Kita harus punya dan mempunyai alasan untuk menggerutu tetapi memilih untuk tersenyum
Peter Lauster Dalam  Tes Kepribadian, merinci 10 petunjuk untuk membangkitkan optimisme dalam mengatasi pesimisme :

  1. Kalau kita semakin mengharapkan kegagalan maka semakin besar kemungkinannya kita ditimpa kegagalan sebagai akibat pengharapan kita yang negatif. Oleh karena itu, setiap saat selalu berfikir positif. Pengharapan dan optimisme mengundang keberhasilan
  2. Cobalah mencari sesuatu yang positif walaupun dalam kegiatan yang tak menyenangkan. Dengan berbuat demikian kita akan meningkatkan apa yang hanya kelihatan sebagai kemungkinan kecil untuk berhasil, karena kita bertindak secara lebih optimis dan lebih dinamis.
  3. Cobalah menerima kegagalan dengan rasa humor. Setiap orang yang punya rasa humor sanggup dengan mudah mengatasi suatu kejadian yang negatif, dan pesimisme timbul kalau kurang rasa humor
  4. Jangan memikirkan persoalan kita terlalu dalam. Jangan, walaupun dalam khayalan kita, memperlihatkan yang negatif, tetapi arahkan semua kekuatan kita pada tindakan yang berhasil.
  5. Dalam situasi bagaimana pun juga cobalah mendapatkan sikap yang paling positif. Kita akan mendapatkan bahwa tidak lama akan sukses kecil di sana sini. Dan itu selanjutnya akan menghidupkan kepercayaan pada diri kita sendiri.
  6. Jangan menggunakan pesimisme kita sebgai penyangga untuk melindungi kita ari kekecewaan yang mungkin terjadi. Ini adalah kelemahan yang harus kita perangi sampai habis.
  7. Kalau kita gagal memecahkan persoalan jangan dihiraukan berapa banyak kesalahan kita, tapi carilah pecahan yang benar. Kesalahan mematahkan semangat dan mengakibatkan turunya kepercayaan dalam sepuluh, yang salah lima buah, maka kita akan mendapatkan lima pecahan yang benar dan lima pecahan yang salah.
  8. Dalam waktu senggang cobalah kita menemui orang-orang yang optimis dan perhatikanlah tingkah laku mereka. kita akan mempelajari bagaimana menanamkan sikap yang optimis. Dan lebih lagi secara tidak disadari api optimisme akan menyala dalam diri kita.
  9. Selalu ingat bahwa pesimisme bukanlah sifat bawaan. Seperti kebanyakan sifat manusia lainnya, pesimisme dapat dikurangi dan dirubah menjadi satu sikap yang baru yang bernama Optimisme.
  10. Jika sikap optimisme mengakibatkan sukses, maka berilah penghargaan pada kenyataan bahwa karena optimismelah kita berhasil.


Perincian di atas tidak lain ditujukan kepada saya pribadi khususnya yang sedang dilanda pesimis,
dan aku buat postingan ini agar aku bisa bangkit lagi serta bisa meningkatkan rasa optimisme dalam jiwa. Soalnya tadi siang tak diduga teman sekantorku tiba-tiba bicara hal yang mendropkan hidupku. Semoga aku bisa mengambil hikmahnya dalam perjalanan hidup yang sedang aku jalani ini..aamiin..
Dan pada umumnya bagi sahabat-sahabatku semua agar selalu semangat dalam berkarya, berkreasi di dunia blogg yang sedang ditekuni dan tetap optimis bersama saya...,,
Salam Super  sahabat-sahabatku yang baik.. ^_^..




106 comments: